CERITA PENGALAMAN PRIBADI

 “ Kegugupan Dalam Menghadapi Banyak Orang ”

Aku adalah siswi kelas 9 di sebuah SMP NEGERI yang ada di Jakarta. Sejak kecil, aku selalu kesulitan menghadapi banyak orang. Bukan karena aku tak suka berteman, tapi ketika aku harus berbicara di depan banyak orang itu yang membuatku sangat sulit untuk menghadapinya. Ketika aku berada di depan banyaknya orang untuk meliatku tampil atau berbicara di depan mereka, tubuhku menegang, telapak tanganku berkeringat, dan pikiranku dipenuhi ketakutan yang sulit dijelaskan, aku terasa seperti ingin menghilang dari bumi hari itu juga. Setiap menghadapi banyak orang di sekolah pada saat tampil terasa seperti sebuah tantangan besar. Aku harus menghadapi banyak sekali orang yang berisi puluhan orang, guru-guru, teman teman, yang melihatku, dan mereka memperhatikanku. Aku ingin bisa merasa nyaman seperti teman-temanku yang bisa berbicara di depan umum dengan tenang dan tidak merasa gugup, berbicara dengan santai dan tidak terbata-bata, yang membuat aku merasa iri dan ingin bisa seperti mereka, tapi rasanya seperti ada tembok tak kasatmata yang menghalangiku. Sebenernya aku bisa saja berbicara di depan banyak orang, tetapi sangatlah sulit bagiku untuk melalukannya entah mengapa. Adapun masa dimana aku harus maju ke depan kelas untuk pertama kalinya di bangku Sekolah Dasar untuk melalukan presentasi sendiri dan harus berbicara di depan teman-teman, perasaanku sangat campur aduk karena disitulah aku harus berusaha tenang tetapi hati ini sangat takut, teman-temanku mulai untuk memperhatikanku, tidak hanya teman-teman tetapi guruku juga melihatku maju di depan kelas untuk berbicara dan menilainya. Dulu aku sangat takut, gugup, tegang, tidak percaya diri, dan masih banyak lagi perasaan tidak enak yang muncul pada diriku sehingga aku malu untuk tampil di depan semua orang. Suaraku yang sangat kecil dan hampir tidak ada suaranya dan sedikit terbata-bata, yang membuat teman-temanku berkomentar “suaramu kecil.. tidak kedengeran..” dan masih banyak lagi komentar yang bersautan, perasaanku semakin tegang dan semakin gugup, aku merasa malu karena tidak bisa presentasi di depan kelas dengan baik sehingga aku tidak mendapat nilai yang bagus saat itu.

Aku mulai putus asa akan diriku yang tidak bisa seperti teman-temanku, memiliki rasa percaya diri yang kuat, memiliki rasa keyakinan diri yang cukup baik, sedangkan aku tidak. Aku mulai berfikir bahwa aku tidak bakat pada bidang itu karena aku adalah orang yang pemalu, karena itu aku selalu takut jika ada tugas atau presentasi kelas yang dimana harus berhadapan dengan orang-orang. Aku tidak suka itu, hal itu terus menerus menjerumus masuk ke pikiranku, bagaimana nanti jika kedepannya aku terus tidak bisa berbicara di depan banyak orang? Aku sangat memikirkan itu. Aku tahu bahwa setiap orang memiliki keahlian yang berbeda-beda tetapi ini bagiku sangat penting untuk kehidupanku, karena pasti akan terus menerus bertemu dengan yang namanya berbicara di depan banyaknya orang, aku sedikit malu pada diriku sendiri, aku kecewa. Tetapi aku tidak putus asa hanya sampai disitu, aku pasti bisa melalukannya dan terus belajar. Banyak sekali pengalamanku tentang maju kedepan kelas yang dimana itu sangat sulit bagiku ini yang tidak bisa melalukannya dengan baik, karena aku belum percaya diri. 


Comments

Popular posts from this blog

Artikel Tentang Perbedaan Antara Data dan Fakta

Artikel Tentang Negara Eropa

Artikel Tentang Perang Perdagangan Amerika Serikat Dengan China